Jul 17, 2019 @ 14:24
Uang

4 Cara Memulai Usaha Kuliner Level Beginner

4 Cara Memulai Usaha Kuliner Level Beginner
18Views

Memulai Usaha Kuliner

Cara memulai usaha kuliner nyatanya tidak sesulit yang dibayangkan. Bagi beginner atau pemula, memulai sesuatu yang belum pernah dicoba mungkin akan terasa sulit. Kuncinya jangan ragu dan mantapkan langkah Anda.

Adapun dari berbagai sektor usaha yang bisa dirilis, usaha kuliner menjadi salah satu usaha yang tidak akan pernah mati. Malah bisnis makanan diyakini akan terus berkembang. Hal ini mengingat makan adalah kebutuhan pokok manusia. Sehingga bisnis makanan tidak akan pernah hilang. Dengan memulai bisnis ini Anda bisa merencanakan laba mulai dari persentase kecil sampai 100%. Apakah Anda tertarik? Begini cara memulainya:

  1. Ketahui Pangsa Pasar

Cara memulai usaha kuliner pertama Anda harus mencari tahu mengenai pangsa pasar dari bisnis kuliner yang akan dijalankan. Pasar sendiri adalah aspek penting, dimana terdapat segmentasi pasar yang berupa pengelompokkan pasar menjadi beberapa kelompok dengan karakteristik kebutuhan berbeda. Dalam hal ini Anda harus mengetahui siapa segmen pasar bisnis kuliner potensial.

Misalnya Anda ingin membuka usaha nasi goreng, maka segmen pasar cukup luas. Anda mesti kreatif dalam memperkenalkan nasi goreng yang dijual agar diketahui masyarakat dan calon konsumen potensial. Anda pun harus tampil unik dan beda mengingat banyaknya kompetitor yang menjual produk serupa.

  1. Tonjolkan Pembeda Usaha Kuliner

Tampil beda itu harus. Karena tanpa faktor pembeda, maka dijamin usaha kuliner yang dijalankan tidak bisa bertahan lama karena kalah saing. Pastikan bisnis makanan Anda memiliki pembeda yang dapat menjadi Unique Selling Proposition atau USP.

Anda bisa menawarkan produk kuliner dengan suatu daya tarik. Sebagai contoh nasi goreng istimewa dengan 11 rempah rahasia, nasi goreng ala Timur Tengah, bakso beranak nasi goreng, dan lainnya. Tawarkan hal baru yang menarik. Namun, jangan sekedar tampil beda. Makanan yang Anda jual juga harus enak dan berkualitas. Karena soal rasa tidak bisa dibohongi.

  1. Mengetahui Pelayanan Terbaik

Kualitas rasa memang menjadi faktor penting. Tetapi ada satu hal lain yang tidak kalah penting, yakni cara Anda memberi pelayanan kepada konsumen. Ketahui bagaimana cara memberi pelayanan prima.

Anda bisa mengembangkan bisnis kuliner offline dan online sekaligus. Saat akan memulai usaha mungkin Anda khawatir jika lokasi tidak strategis. Sebenarnya hal ini bukan lagi masalah karena dalam hal ini Anda bisa memanfaatkan teknologi. Misalnya dengan memberi layanan antar menggunakan jasa kurir. Dari fakta di lapangan, meski berada di tempat yang tidak strategis suatu usaha kuliner yang populer dan berkualitas akan tetap dikenal banyak orang serta memiliki banyak pelanggan. Dewasa ini Anda bisa memanfaatkan teknologi dengan mendaftarkan lokasi di Google Business agar mudah diakses.

  1. Membangun Relasi dengan Konsumen

Tanpa pelanggan bisnis makanan Anda tidak bisa berjalan lancar. Karenanya penting artinya dapat membangun relasi bagi dengan konsumen. Upayakan hubungan dua arah yang sehat. Berkaitan dengan ini ada beberapa cara membangun relasi dengan konsumen. Seperti transactionalself serviceautomated service, dan communities.

Sistem transactional seperti yang bisa Anda lihat pada restoran cepat saji dimana konsumen bisa pesan, bayar, langsung makan. Self service berarti konsumen bisa mengambil makanan sendiri yang nantinya perlu ditunjukkan kepada kasir untuk langsung bayar. Automated service seperti saat belanja di supermarket. Sedangkan communities berarti cara memulai usaha kuliner dengan mengunggulkan teman usaha, seperti jual tempat untuk berkumpul.