Jul 17, 2019 @ 14:24
Saham

Cara Trading Saham yang Aman Bagi Pemula

Cara Trading Saham yang Aman Bagi Pemula
55Views

Bagi Anda yang ingin coba investasi jangka pendek tapi tidak tahu cara trading saham yang aman, di artikel ini Anda akan mendapat jawabannya. Investasi jangka pendek dengan trading memang menarik digeluti bagi mereka yang tertarik mengelola uangnya dengan cepat.

Sayangnya sumber belajar untuk pemula yang ingin masuk ke dunia saham masih sedikit. Hal seperti arahan mitra investasi yang baik, memilih saham mana yang pas buat trading dan bahkan berapa modal yang dibutuhkan masih susah dimengerti bagi para pemula. Para pemula yang hanya ingin coba – coba trading, sekarang sudah ada jalannya. Hal ini sering disebut juga simulasi trading.

Simulasi Trading

Cara trading saham dengan simulasi ini biasanya menggunakan program khusus yang bisa dicari di internet. Program ini akan mengambil data dari dunia saham layaknya program trading yang sebenarnya. Hal yang membedakan adalah akun yang Anda gunakan untuk trading. Akun ini biasanya berupa akun latihan yang bisa di setting besaran modal awalnya.

Uang yang Anda gunakan di akun ini tidak akan mempengaruhi situasi pasar. Walaupun begitu penghitungannya sudah akurat. Biaya membeli saham, keuntungan yang didapat dan juga kerugian saat trading sudah dihitung secara otomatis.

Beberapa program simulasi trading juga menyediakan indikator tambahan yang membantu Anda menghitung potensi kenaikan atau penurunan nilai saham. Indikator ini juga bisa Anda gunakan untuk belajar jika Anda seorang pemula. Untuk pemula, indikator garis rugi dan garis warning bisa digunakan untuk peringatan bahwa saham tersebut harus Anda lepas jika menyentuh garis indikator tersebut.

Cara trading saham dengan program ini sama seperti trading saham yang otentik tapi tanpa bahaya rugi. Jika Anda sudah merasa siap untuk terjun langsung ke trading saham, Anda bisa gunakan program YukNabungSaham (YNS) dari Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai titik awal.

Trading dengan YNS

Program YNS ini memberikan siapa saja untuk berinvestasi dalam bentuk saham. Hal yang membuat program ini menarik adalah biaya masuk yang relatif rendah. Anda bisa mulai membuka rekening saham hanya dengan uang 100 ribu Rupiah. Nilai investasi dengan uang tersebut tentu tidak akan bisa membeli saham besar, tapi untuk yang baru mulai hal ini bisa membantu untuk belajar.

Semisal Anda rugi, kehilangan uang sebesar itu tentu tidak akan separah rugi di trading sampai jutaan. Menggunakan tabungan saham ini, coba cari perusahaan yang harga sahamnya terjangkau. Standar harga saham yang Anda target adalah 5 ribu Rupiah per lembar saham. Jadi saat membeli 1 lot (100 lembar saham), Anda hanya perlu mengeluarkan uang 500 ribu Rupiah.

Banyak perusahaan yang nilai sahamnya tidak terlalu mahal, tapi Anda tidak boleh asal beli. Hal yang pertama kali Anda lihat adalah perusahaan yang stabil. Profil dan informasi soal kondisi saham perusahaan bisa lihat dari sumber seperti internet ataupun dengan menggunakan program alat trading.

Cara trading saham yang menguntungkan adalah dengan membeli saham yang murah namun memiliki potensi untuk naik nilainya. Potensi untuk nilai saham naik harus Anda pelajari. Info ini biasanya tersedia dengan membaca trend dan berita – berita tentang perusahaan tersebut. Jika nilai saham benar – benar naik, Anda bisa jual saham yang Anda beli dengan murah tadi. Perbedaan harga beli dan harga jual saham adalah uang keuntungan Anda.

Kesimpulan

Cara trading saham untuk pemula lebih baik dimulai menggunakan simulasi. Jika sudah berani dan paham cara trading, hal berikutnya adalah mencoba trade dengan ukuran kecil. Nah, setelah terbiasa dan makin ahli melakukan trading, Anda sekarang siap untuk jual beli saham dengan nilai besar.