Sep 22, 2019 @ 14:09
Bitcoin

Ingin Tahu Cara Membaca Grafik Bitcoin dengan Mudah? Cari Tahu Jawabannya di Sini!

Cara Membaca Grafik Bitcoin dengan Mudah
64Views

Serupa dengan para trader yang terjun di bursa konvensional, trader yang masuk ke dalam dunia Bitcoin pun perlu memiliki teknik khusus agar dapat meraup keuntungan atau profit. Dan salah satu kemampuan yang diperlukan adalah dalam menganalisis grafik pergerakan nilai Bitcoin dengan tepat.

Bagi Anda yang juga ingin tahu cara membaca grafik Bitcoin dengan mudah walaupun masih pemula, berikut ini alasannya.

Menganalisis Grafik Bitcoin

Untuk mengetahui pola harga Bitcoin, ada beberapa teknik yang dapat dilakukan seperti:

1. Dengan membaca tren.

Ini merupakan cara membaca grafik Bitcoin yang paling mudah dilakukan. Meski demikian, tren merupakan alat analisis aset yang penting untuk hasil analisis yang kuat. Ketika siklus pasar positif sedang berada dalam uptrend kuat, maka Anda bisa menjual karena harganya yang sedang tinggi. Maka, Anda pun bisa mendapatkan keuntungan.

Cara menganalisisnya adalah dengan memperhatikan grafik atau chart tersebut, dan amati posisi high price dan low price. Langkah selanjutnya adalah mengamati posisi grafik dari waktu ke waktu; apabila mengalami posisi tinggi, maka dapat disimpulkan bahwa harga Bitcoin tengah sedang uptrend. Dan jika Anda ingin mempertajam analisis Anda, gunakan alat seperti MA atau Moving Average yang juga dapat membantu mempermudah Anda dalam membaca grafik.

2. Dengan mengamati support resistance.

Teknik yang satu ini pun dapat digunakan untuk menganalisis grafik Bitcoin agar Anda bisa meraih keuntungan. Dan jika harga Bitcoin tenag oversold atau mengalami jenuh jual, teknik analisis ini juga dapat digunakan. Untuk meraih keuntungan dengan memanfaatkan teknik analisis ini, harga Bitcoin perlu mencapai breakout terlebih dahulu, baru kemudian grafik menunjukkan uptrend.

Apa Saja Komponen Grafik Bitcoin?

Karena yang Anda baca adalah grafiknya, maka Anda perlu mengetahui apa saja bagian dari grafik Bitcoin. Dengan demikian, membaca grafiknya pun jadi lebih mudah.

1. Warna baris.

Pada situs resmi, warna grafik Bitcoin didominasi oleh warna hijau dan merah. Hijau menunjukkan harga terbaru yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga kemarin. Sementara itu, warna merah menunjukkan harga terbaru yang lebih rendah jika dibandingkan dengan harga kemarin.

2. Volume pasar.

Volume pasar di dalam grafik akan menunjukkan peningkatan ketika di siang hari. Dan di malam hari, volume pasar tersebut akan menjadi nol.

3. Simbol di dalam grafik Bitcoin.

Simbol yang terdapat di dalam grafik Bitcoin ada beberapa macam. Dan tentunya, masing-masing punya arti yang berbeda-beda. Secara umum, simbol-simbol yang dapat ditemukan di dalam grafik Bitcoin adalah simbol mata uang dan metode pembayaran. Selain itu, ada juga simbol berupa panah yang ditunjukkan oleh baik harga tertinggi maupun harga terendah dari harga kemarin.

4. Previous close.

Pada kolom ini, previous close yang menunjukkan berapa besarnya harga perdagangan yang paling baru di dalam Bitcoil akan ditunjukkan. Selain itu, Anda pun dapat menemukan besarnya harga selisih, harga yang paling baru, maupun previous close atau harga penutupan pada hari sebelumnya.

5. Open.

Komponen ini menunjukkan harga pembukaan yang pertama pada satu hari.

6. Day low atau day high.

Komponen berikut ini ditunjukkan oleh sebuah bar dan 2 angka. Angka pada sisi kiri merupakan harga terendah, sedangkan angka yang satunya menunjukkan harga tertinggi. Anda juga dapat menemukan angka yang menunjukkan open serta latest price di bagian bawah angka.

Itulah hal-hal dasar yang akan dapat membantu Anda dalam membaca grafik Bitcoin. Semoga bermanfaat!