Nov 18, 2019 @ 16:34
Perbankan

Cara Menghitung Bunga Bank

Cara Menghitung Bunga Bank
138Views

Ada kalanya akan membutuhkan sebuah pinjaman kredit dari Bank untuk kebutuhan Anda. Biasanya kebutuhan yang membuat seorang nasabah memutuskan untuk mengambil kredit bank adalah karena ingin membeli rumah atau mobil, atau mungkin untuk membiayai suatu kebutuhan dalam rumah tangga yang tidak akan bisa dilakukan jika tidak meminjam uang dalam jumlah banyak. Anda nantinya harus membayar angsurannya setiap bulan dan biasanya pihak bank akan membebankan bunga untuk Anda bayarkan setiap kali Anda membayar angsuran tersebut. Agar Anda lebih yakin dengan angsuran yang akan Anda ambil dan apakah Anda sanggup melakukan pembayarannya setiap bulan maka Anda perlu mengetahui jenis bunga yang akan dibebankan pada Anda dan bagaimana cara menghitung bunga bank. Biasanya pada awal Anda mengajukan kredit maka Anda juga bisa mengetahui mengenai jenis bunga yang akan dibebankan pada Anda oleh karena itu dengan mengetahui cara menghitung bunga bank ini tentunya akan membuat Anda lebih memperkirakan mengenai kesanggupan Anda. Karena saat mengambil kredit memang harus penuh ketelitian, jangan sampai Anda tidak bisa membayarkanya kelak.

Cara Menghitung Bunga Flat

Dengan cara menghitung bunga bank flat ini adalah cara menghitung bunga bank yang paling mudah untuk Anda lakukan dan akan paling Anda mengerti karena tidak diperlukan perhitungan yang rumit untuk bisa menghitung bunga bank dengan cara penghitungan yang satu ini. Bahkan Anda pun bisa mendapati cara menghitung bunga bank flat ini pada berbagai brosur kredit rakyat kecil misalnya kredit motor. Setelah Anda perhatikan maka biasanya pembayaran bunga flat itu cenderung rata setiap bulannya sehingga dengan demikian saat Anda menghitungnya Anda akan mendapatkan satuan angsuran yang sama setiap bulannya sampai kredit itu berhasil Anda lunasi seluruhnya dalam jangka waktu yang sudah disepakati. Sebagai contohnya Anda meminjam dana kredit sebesar Rp 240 juta selama 12 bulan dengan bunga 10%. Maka perhitungan bunganya adalah (Rp 240 juta x 10%) : 12 bulan  = Rp 2 juta. Sehingga angsuran yang harus Anda bayar setiap bulannya adalah cicilan pokok yang ditambah dengan bunga tersebut. Cicilan pokok Anda adalah Rp 240 juta tadi dibagi 12 bulan = Rp 20 juta. Dengan demikian angsuran tiap bulannya adalah Rp 22 juta.

Cara Menghitung Bunga Efektif

Berbeda lagi dengan cara menghitung bunga bank yang sebelumnya maka ada jenis bunga bank lain yang biasanya digunakan pada angsuran kredit. Cara menghitung bunga yang satu ini disebut sebagai bunga efektif, dimana ketika Anda menggunakan cara menghitung bunga bank yang satu ini maka Anda akan mendapatkan angsuran kredit yang semakin lama makin kecil dari bulan ke bulannya. Namun tentunya dengan angsuran bulan pertama yang paling besar. Sehingga dengan demikian saat Anda menggunakan bunga efektif ini untuk usaha misalnya, maka dengan demikian bagaimana caranya Anda harus mendapatkan keuntungan dari usaha yang sesuai dengan besaran angsuran pada bulan pertama, namun karena seiring berjalannya waktu jumlah angsuran juga menurun maka pastinya di akhir-akhir angsuran Anda bisa merasakan keuntungan dari usaha yang Anda jalankan. Besarnya angsuran yang berbeda tiap bulan ini dipengaruhi oleh perhitungan bunga yang makin kecil setiap bulannya. Sehingga dengan demikian tentunya dengan menggunakan bunga efektif ini Anda memang akan merasa berat pada awalnya namun seiring berjalannya waktu karena angsuran yang harus Anda bayarkan itu semakin sedikit dan kredit Anda pun makin terlunasi maka tentunya akan semakin mudah bagi Anda.