Jul 17, 2019 @ 14:24
Uang

6 Cara Membuat Pembukuan Keuangan Usaha Kecil

6 Cara Membuat Pembukuan Keuangan Usaha Kecil
70Views

Cara membuat pembukuan keuangan usaha kecil merupakan hal yang paling penting bagi pemilik usaha UMKM. Seperti kita ketahui, pembukuan termasuk tugas terpenting, namun terkadang dilupakan oleh para pemilik bisnis. Umumnya, mereka hanya lebih fokus pada penjualan produk saja. Selain itu, tak semua pengusaha mempunyai latar belakang dan kemampuan di bidang akuntansi. Namun dengan melupakan dan tidak membuat pembukuan, itu sama saja dengan memberikan risiko kecurangan besar dalam hal keuangan, lalu sulitnya memperoleh investor, dan tak bisa membuat keputusan yang tepat.

Lalu, Bagaimana Cara Membuat Pembukuan Keuangan Usaha Kecil?

Karena pentingnya pembukuan tersebut, untuk mengurangi berbagai risiko kecurangan sebaiknya ikuti langkah-langkah cara membuat pembukuan keuangan usaha kecil di bawah ini :

  1. Membuat Catatan Transaksi Pengeluaran Secara Khusus

Saat mendirikan bisnis pertama kali, maka Anda perlu mempunyai catatan tentang banyaknya pengeluaran yang telah dikeluarkan untuk membuka bisnis tersebut. Pastikan untuk selalu menulis dan mencatat semua modal yang telah dikeluarkan, dengan begitu Anda bisa mengetahui berapa modal usaha yang dikeluarkan dengan jelas, dan mempunyai target sampai kapan modal usaha tersebut kembali. Catatan ini bisa dimulai dari transaksi pengeluaran pembelian barang dengan lengkap.

  1. Membuat Catatan Transaksi Pemasukan Secara Khusus

Selain mencatat transaksi pengeluaran, juga Anda harus mempunyai catatan pemasukan. Buat catatan pemasukan setiap hari agar Anda bisa mengetahui jumlah benefits yang didapatkan dalam sehari. Kedua catatan tadi bisa menjadi acuan untuk membuat pembukuan bulanan. Dengan catatan transaksi pengeluaran dan pemasukan, maka pekerjaan Anda pun menjadi lebih mudah di akhir bulan.

  1. Mencatat Stok Barang

Selain transaksi keuangan, Anda juga harus mencatat jumlah barang yang masuk dan barang yang keluar. Sehingga Anda dapat mengawasi operasional usaha Anda sehari=hari. Selain itu, Anda juga bisa mengetahui jumlah barang yang keluar dan yang masuk per harinya. Pencatatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecurangan yang bisa dilakukan pihak supplier ataupun karyawan Anda.

  1. Membuat Estimasi Arus Kas

Untuk mengelola keuangan bisnis, maka Anda harus menentukan anggaran uang keluar dan uang masuk. Lalu, Anda juga dapat melakukan estimasi pada arus kas. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui kapan dan seberapa besar uang yang masuk, mengetahui estimasi uang keluar, bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan uang kas. Lalu jika estimasi pada arus kas berkurang, maka Anda dapat mengantisipasi cara meningkatkan dan menurunkan anggaran biaya pengeluaran. Adapun pencatatan dan pelaporan arus kas harus dilakukan secara saksama.

  1. Mencatat Inventaris Barang

Cara membuat pembukuan keuangan usaha kecil berikutnya ialah mencatat inventaris barang. Catatlah barang-barang yang sudah dibeli lewat catatan ini, sesudah Anda mencatatnya dalam buku pengeluaran. Dengan berkala, Anda bisa membandingkan antara aset di buku inventaris dan buku pengeluaran. Catatan ini sangat efektif bagi bisnis restoran, seperti mengetahui jumlah peralatan makan dan peralatan masak yang dimiliki.

  1. Membuat Buku Laba Rugi

Buku laba rugi ini merupakan pembukuan sederhana dalam akuntansi, yang mana di dalamnya terdapat unsur-unsur beban perusahaan dan pendapatan. Karenanya Anda dapat mengetahui jumlah laba bersih bisnis Anda. Buatlah pembukuan laba rugi yang mudah dipahami dan simpel.

Itulah 6 Cara membuat pembukuan keuangan usaha kecil yang penting bagi kelangsungan usaha Anda. Semoga bermanfaat!