Oct 22, 2019 @ 1:19
Saham

Cara Membaca Grafik Saham

Cara Membaca Grafik Saham
443Views

Dasar-dasar cara membaca grafik saham sangatlah penting dilakukan para investor atau trader. Anda yang ingin berkomitmen di aktivitas trading diwajibkan memahami cara pembacaan grafik yang tepat.

Kita tahu bahwa pergerakan saham itu sangat dinamis dan fluktuatif. Selalu tak bisa diduga namun masih dapat dipantau dari indikator yang dicantumkan dalam sebuah grafik. Nah, tugas dari seorang trader adalah memahami pergerakan harga berdasarkan pola-pola yang terjadi sebelumnya.

Jenis-jenis Grafik Saham

Ada tiga jenis grafik saham yang wajib diketahui. Terdiri dari Line Chart, Bar Chart, dan Candlestick Chart.

Line Chart adalah grafik berbentuk garis. Grafik ini cuma memuat data dari penutupan harga di perdagangan saham. Bar Chart adalah grafik berbentuk gambar batang yang memuat informasi harga pembukaan, penutupan, serta harga tertinggi dan terendah. Fungsi yang sama juga ditunjukan dari jenis grafik Candlestick Chart.

Jenis grafik yang disarankan dipakai adalah yang terakhir. Karena model grafik ini justru lebih mudah dibaca dan dipahami. Selain itu ada keunggulan dari fitur yang menampilkan psikologi pasar sehingga akan sangat membantu sekali untuk pengambilan keputusan trading.

Istilah-istilah Grafik Harga

Dalam membaca grafik harga saham anda juga wajib memahami berbagai istilah yang digunakan. Selama anda beraktivitas trading, semua istilah itu akan kerap anda jumpai. Sehingga mau tak mau harus dihafalkan dengan cara membiasakan diri dengan semua jenis istilah itu.

Istilah-istilah itu antara lain:

Trend, digunakan untuk merujuk jangka waktu atau periode saat harga bergerak menuju ke arah tertentu. Pergerakan harganya bisa naik atau turun.

Range, digunakan untuk menunjukan jangka waktu atau periode semasa harga bergerak dalam ruang sempit atau bergerak mendatar.

Bullish, atau disebut juga Uptrend atau Rally adalah istilah untuk menyebutkan harga yang sedang bergerak naik.

Bearish, atau disebut Downtrend merupakan kondisi di mana harga sedang turun.

Semua platform trading yang akan anda gunakan menggunakan patokan waktu. Anda bisa mengatur pembacaan grafik itu berdasarkan patokan waktu yang disimbolkan dengan beberapa istilah yakni:

M1, istilah ini digunakan untuk menunjukan patokan waktu 1 menit.

M5, istilah untuk menyebutkan patokan waktu setiap 5 menit.

M15, istilah untuk menyebutkan patokan waktu setiap 15 menit.

M30, istilah untuk menyebutkan patokan waktu setiap 30 menit.

1H, istilah untuk menyebutkan patokan waktu setiap 1 jam.

4H, istilah untuk menyebutkan patokan waktu setiap 4 jam.

1D, istilah untuk menyebutkan patokan waktu setiap 1 hari.

1W, istilah untuk menyebutkan patokan waktu setiap 1 minggu.

1M, istilah untuk menyebutkan patokan waktu setiap 1 bulan.

Setelah anda mengenali dan memahami semua istilah yang digunakan itu selanjutnya dapat diterapkan untuk membaca grafik harga saham. Ada dasar atau prinsip yang mesti anda pegang selama membaca harga saham ini. Yaitu jangan pernah tergesa-gesa mengambil keputusan. Memang pada grafik yang ditampilkan itu kadang grafik terlihat melambat. Pergerakannya seolah statis dan dalam kurun waktu panjang tidak terlihat perubahan signifikan. Namun sekecil apapun perubahan itu mempengaruhi keputusan dan nantinya profit yang bisa anda hasilkan.

Cara membaca grafik bisa anda lakukan dengan software platform trading yang banyak jenisnya. Gunakan sesuai kebutuhan anda. Atau bisa memakai akun dari perusahaan sekuritas di mana anda menjadi salah satu membernya. Pembacaan grafik lama kelamaan akan membiasakan diri anda untuk tidak melakukan keputusan yang tidak menguntungkan.