Oct 21, 2019 @ 20:49
Bitcoin

Pemula Juga Bisa! Ini Dia Cara membuat Alat Mining Bitcoin Sendiri yang Wajib Dicoba!

Cara membuat Alat Mining Bitcoin Sendiri
483Views

Mengenal dan memahami dasar-dasar ilmu terkait teknologi komputer perlu Anda lakukan walaupun Anda merupakan pemula di dunia Bitcoin, terlebih jika Anda ingin menjajal membuat alat mining Anda sendiri demi keuntungan yang maksimal. Lantas, bagaimana cara membuat alat mining Bitcoin sendiri, terutama bagi mereka yang masih pemula seperti Anda? Berikut ini ulasan ringkasnya.

Persiapan Modal Plus Niat

Memang benar bahwa Bitcoin diperoleh dengan cara menambang, namun ingat bahwa proses penambangannya sendiri berlangsung secara virtual. Jadi, prosesnya tidak seperti jika Anda menambang batu atau logam mulia seperti perak atau emas. Untuk menambang Bitcoin, tentunya Anda membutuhkan sebuah komputer. Dan komputernya pun bukan sembarang komputer, melainkan komputer dengan sistem komputasi yang kuat karena proses penambangan Bitcoin akan sangat menyedot daya dan kapasitas komputer yang digunakan.

Untuk komputer dengan spesifikasi paling minimal untuk menambang Bitcoin, harganya kira-kira berkisar di angka Rp 15 juta. Tentunya, semakin baik spesifikasi dan kemampuannya, semakin mahal pula harganya. Di samping itu, proses penambangan Bitcoin pun tak lepas dari peran dan kinerja GPU alias kartu grafis yang terpasang pada komputer. Sebab, jika menggunakan CPU, pemrosesannya menjadi lebih lambat.

Selain itu, dibutuhkan pula alat pemecah alogaritma. Sebab, seperti yang sudah Anda ketahui, blok Bitcoin terlindungi oleh enkripsi yang harus dipecahkan agar Anda bisa mendapatkan Bitcoin tersebut. Dan alat pemecah alogaritmanya pun wajib tanggung seperti GPU karena tentu saja alogaritma yang rumit tersebut akan memakan waktu terlalu lama jika dipecahkan secara manual.

Ketahui dan Cermati Faktor-Faktor Terkait Proses Mining

Pada dasarnya, proses mining atau penambangan Bitcoin adalah membuat rig untuk diangkut datanya dengan tepat. Apabila rig-nya tidak sesuai, maka blok tersebut akan sulit untuk dipecahkan. Karenanya, dalam cara membuat alat mining Bitcoin sendiri apapun, selalu perhatikan faktor-faktor yang berkaitan dengan penambangan.

Dari GPU-nya, pilih yang akselerasinya bagus karena komponen inilah yang akan membawa Bitcoin ke dalam rig yang Anda buat. Kemudian, pertimbangkan pasokan atau sumber tenaganya; pilih yang punya kekuatan tinggi. Lalu perhatikan pula motherboard komputer agar mampu memperluas jangkauan saat mencari blok.

Jangan Lupa Komponen-Komponen Lain

GPU, pasokan tenaga, dan motherboard; anggap ketiganya kunci utama alat mining yang efektif. Namun, jangan sampai Anda abaikan komponen penting lainnya. Misalnya CPU yang berfungsi untuk menggantikan GPU serta menjalankan sistem operasi komputer. Kemudian ada RAM, yang tetap perlu dipersiapkan walaupun penggunaannya minim. Ada juga hard drive sebagai pendukung dan casing atau wadah komputer untuk berjaga-jaga seandainya proses rigging menyebabkan komputer jadi kepanasan.

Untuk yang Sudah Memiliki Komputernya

Jika komputer sudah ada dan siap, sekarang saatnya menambahkan perangkat lunak alias software. Di sini, yang jadi fokus utama adalah untuk komputer yang menggunakan sistem pengoperasian Windows. Dan setelah ada komputernya, persiapkan software untuk mining, Bitcoin wallet alias dompet Bitcoin untuk menyimpan Bitcoin, dan sambungan internet.

Berbicara soal software untuk mining, pilihan yang bisa Anda temukan cukup banyak sehingga Anda perlu memilih dengan cermat untuk software yang tepat dan terbaik. Beberapa nama software yang direkomendasikan misalnya Claymore Dual Miner yang punya ukuran kecil, sehingga bisa dipasang dengan mudah walaupun komputernya hanya memiliki RAM sebesar 2 sampai 4 GB. Selain itu, pastikan pula bahwa Anda mengunduh dan memasang software yang terbaru.

Jika Anda memilih software yang keliru, maka proses mining jadi terasa susah. Jadi, jangan terburu-buru dan luangkan waktu untuk mencari informasi. Apalagi Anda masih pemula. Sebab, mereka yang sudah ahli biasanya malah membuat software mereka sendiri.